"Jangan harap masalah bakalan selesai, selama masih berada di dunia ini, masalah bakalan datang silih berganti. Semua masalah membawa pesan Tuhan. Cara menyelesaikannya adalah mengambil pelajarannya," kataku pada sahabat Innuri yang curhat di telepon. Itu intinya, tapi ngobrolnya panjang kali lebar kali tinggi.
Orang yang punya hutang bilang, andai hutang lunas, masalah selesai. Orang yang sakit bilang, andai sudah sembuh, masalah selesai. Orang yang terjerat hubungan toxic bilang, andai bisa mengakhiri hubungan ini, masalah selesai. Perpanjang sendiri contohnya ya.
Betul masalah hutang selesai bila sudah lunas, tapi masalah yang lain akan datang, Sayang. Betul masalah kesehatan selesai, masalah lain sudah menunggu. Hidup itu perpindahan dari satu masalah ke masalah lain, karena lewat masalahlah orang belajar. Jadi cintai masalahmu. Berterimakasihlah pada masalah karena itu adalah tools untuk menyempurnakanmu sebagai manusia.
Bagi orang yang menyengaja hidup di jalan Allah, dia menganggap masalah adalah anak tangga demi anak tangga untuk lebih mengenalNya. Bahkan Dia menuntunmu saat menapaki anak tangga itu, bukankah itu indah?
Ingatlah bila hidup selalu membawa satu paket yang berkebalikan, seperti mata uang, ada dua sisi yang berbeda, yang kalau bisa menerima keduanya, kita pasti kaya raya oleh kebahagiaan. Yin-yang, itu adalah kepastian, sunatullahnya begitu. Jangan melihat satu sisi muramnya saja, yang membuat hidupmu berasa kejepit pintu sambil tertabrak bulldozer.
Jadi bagaimana? Peluk keduanya, kedua hal yang sepaket itu. Nikmati hidangan kehidupan ini.
"Bagaimana cara mengatasi rasa deg-degan, takut dan khawatir menghadapi jatuh tempo bayar ini itu? Bukankah orang musti berikhtiar?" tanyamu.
Rasa takut dan khawatir itu artinya hatimu meragukan Allah, wong semuanya itu mudah bagi Allah. Jadi ikhtiarmu adalah memperbaiki korslet di hatimu yang merendahkan Allah itu loh! Bukan ikhtiar mikir sampai nggak bisa tidur dan sakit maag, bukan ikhtiar ke sana kemari yang ujung-ujungnya kamu malah kehilangan uang lebih banyak. Jangan merasa bisa melunasi hutang, jangan merasa bisa berusaha, pasrahkan pada Allah dengan mengakui segala kelemahan diri. Diam, selesaikan korsletmu itu, pertolongan Allah akan mendatangi, Allah yang akan menggerakkan semuanya.
Salam manis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar