Selasa, 07 Juli 2026

Pada Suatu Titik

Aku pernah menulis status di Fb: 

Selama ini aku tak pernah mempertanyakan mengapa aku melukis?
 Apakah untuk mengisi masa tua? Mengisi waktu luang? Sekedar hobby atau untuk menyalurkan hasrat seni, ataukah untuk menjawab tantangan mbak Wina pameran lukisan tunggal? Hmmm... 

Baru terjawab hari ini, ketika kulukis pohon dengan mindsetku yang tidak bisa melukis pemandangan. 

Aku mengamati cabang dan ranting pohon itu, warnanya, lekukannya, luikannya ketika diterpa angin, tarian daun-daunnya... Oh terlalu indah! 

Baru kutahu mengapa aku melukis. Adalah untuk mengagumi keindahanNya! Melukis membuatku memahami betapa Dia adalah Sang Maha Detail. Semakin mendekatiNya, rasanya semakin aku tak mengenalNya.
#artbyinnuri

Rupanya itulah yang terjadi di jiwa yang melakukan perjalanan spiritual.  Pada suatu titik, pandangan batin seperti diperbarui.  Atau pandangan mata seperti baru saja diaktifkan dan membuat seluruh jiwa takjub lalu menemukan bila tak ada yang lebih berarti dibandingkan dengan kedekatan hati dengan Allah.

Bila hal yang paling berarti adalah dekatnya hati dengan Allah, maka hal-hal yang tidak membuat dekat dengan Allah pun jadi enteng saja untuk ditinggalkan.  Walau terkadang untuk membuat diri ini rela melepas hal-hal tak berguna pun dibantu Allah dengan caraNya sendiri.

Barangkali itulah sebabnya aku tiba-tiba memutuskan untuk berhenti menggunakan Fb, entah ini sementara atau seterusnya, padahal di Fb tulisan-tulisanku mulai banyak penggemarnya di beberapa grup spiritual.  Demikian juga komunikasiku dengan pembaca Innuri blog kebanyakan lewat Fb messenger.  

Buat yang merasa perlu menjalin komunikasi dengan Innuri dan tidak tahu nomor WA Innuri, untuk sementara kalian bisa menghubungi Innuri lewat pesan di Quora ya.  Atau bisa juga lewat komentar di blog ini, walau nunggu dimoderasi olehku karena setiap komentar difilter, insyaAllah Innuri lebih rajin nengok komentar.

Maafkan aku.


Senin, 06 Juli 2026

Bila Sedang Jauh Dari Allah

" Mbak Innuri, bila hati sedang merasa jauh dari Allah begini, gimana caranya agar bisa dekat lagi? Salat pun tidak bisa khusyu, malah jadi melamun kemana-mana. Zikir pun hanya terucap di bibir saja. "

Itu sebuah kondisi batin yang umum dialami orang banyak, tapi mereka tidak merasa terganggu karena hal itu.  Hanya orang-orang yang pernah mengalami dekatnya hati dengan Allah yang merindukan saat-saat dekat dan ingin kembali merasakannya. Jadi bersyukurlah karena telah menyadari posisi hati yang sedang jauh dari Allah.

Jauhnya hati dari Allah itu bisa banyak penyebabnya, diantaranya :

- karena dosa dan kesalahan yang menutupi, obatnya dengan memohon ampun pada Allah dan menyadari yang sudah terjadi merupakan ketentuan Allah, yang penting tidak mengulangi kesalahan yang sama.

- karena perhatian yang terseret ke duniawi / materi.  Solusinya dengan menyendiri berdua dengan Allah saja atau meditasi selama beberapa waktu sampai hati kembalilah terkoneksi dengan Allah.  Sadari bila dunia ini hanya hiasan / atribut yang suatu saat pasti terlepas. 

Perlu juga disadari bila Allahlah yang membolak-balik hati manusia, jadi bermohonlah kepada Allah agar selalu menetapkan hatimu kepadaNya saja.

Selain itu jalin hubungan yang akrab dengan Allah setiap hair, selalu 'ngobrol' dan bicara pada Allah dalam urusan kecil sekali pun.

Juga ingatlah, Allah itu lebih dekat dari urat lehermu, segala bisikan hati yang terhalus sekalipun, Dia mendengarnya.  Dia pasti tahu kerinduanmu dan Dia pasti menjawabnya, dan menuntunmu untuk kembalilah dekat denganNya.

Semoga jawaban ini membantu ya.  Salam Manis.