Senin, 08 Juni 2026

Mensyukuri Tua

 Berapa usiamu?  Apakah kamu merasa tua?  Apakah kamu bersyukur merasa tua?  Apa yang kamu syukuri di ketuaanmu?

Tiba-tiba saja aku merenungkan pertanyaan di atas untuk diriku sendiri.  Kalian boleh menanyakan itu untuk diri kalian sendiri dan silakan jawab sendiri, analisa sendiri ... hehe.

Aku merasa tua, menjelang 60 tahun, sudah bercucu. 

Yang paling aku syukuri dari proses menua ini adalah aku semakin mengenal Allah.

Lalu aku sadari bila hidupku sudah tidak lama lagi di dunia ini, berarti waktuku untuk lepas dari penjara dunia tinggal sebentar lagi.  Bisa bertemu Allah setelah mati beneran, itu membuatku bersuka cita seperti anak SD diajak tamasya, selalu menantikan datangnya saat itu.

Kenapa begitu merindukan mati?  Bukan mati yang aku rindukan, tetapi bertemu Allah, lepas dari dunia yang sering mengalihkan aku dari Allah, itulah kerinduanku.

Apakah hidupku tidak bahagia?  Bahagia banget dong, Allah melimpahiku dengan kebahagian lahir dan batin, punya suami dan anak-anak yang membahagiakan aku.

Apakah aku tidak mencintai keluargaku kok ingin cepat mati?  Cinta dong, tapi sama Allah lebih cinta, dan anak-anakku juga sudah dewasa semua.  Suamiku?  Ehm .... suamiku juga sudah dewasa ... haha.

Itulah obrolanku dengan diriku sendiri usai maghrib hari ini.