"Sulit untuk memaafkannya, Mbak. Kok enak di dia ya, dia sudah membuat hidupku begini berantakan," katanya.
Bukan hanya sulit memaafkan, sulit untuk tidak marah, sulit untuk tidak mendendam, sulit untuk tidak membenci.
Ehm ehm ... kok terdengarnya seperti minum racun tapi berharap orang lain yang mati. Maaf kasar ya Innuri.
Andai kalian tahu betapa enak dan ringannya perasaan yang sudah terbebas dari segala emosi negatif itu, pasti kalian akan tempuh perjalanannya walau mendaki dan sukar.
Kenapa sih membersihkan diri dari sampah emosi itu penting? Mengapa berdamai dengan semua hal di masa lalu, sekarang atau masa depan itu penting? Karena bila kamu pelihara segala kemarahan dendam dsb itu semua merugikan dirimu sendiri.
Coba baca kerugian dari memelihara sampai emosi:
- menghijab dirimu dengan Tuhan, bikin kamu jauh dari Tuhan dan petunjukNya, katamu kamu mau dekat dengan Tuhan.
- merusak hari-harimu dan merusak suasana hatimu karena meningkatnya hormon penyebab stress
- menarik kejadian buruk dalam hidupmu, ingat LOA (law of attraction)
- membuatmu susah tidur, meningkatkan asam lambung sehingga kena sakit maag, belum lagi gangguan jantung dan bisa menurunkan imunitas tubuh loh.
- merusak hubungan sosial juga karena pendaman emosi itu memengaruhi perilakumu secara langsung tanpa kamu sadari
Sudah paham?
Lantas gimana caranya melepas semua emosi negatif itu? tanyamu.
Penting niat dulu, niat banget ya, soal caranya sudah banyak Innuri tulis di blog ini.