Pelajaran yang bisa diambil adalah minta perlindunganlah kalian semua kepada Allah dari sesuatu yang diharamkanNya, embuh itu judi, mabuk, maling / korupsi, zina, nipu, dsb. Karena efeknya bisa merusak logika, merusak otak dan akal sehat, belum efek berantainya pada orang-orang yang kalian sayangi.
Nah.
Dikasih Allah cubitan berupa terpuruk finansial, mental, dll adalah caraNya membangkitkan keimanan itu lagi yang sekian lama terkubur dalam sekali. Merupakan panggilan untuk kembali kepada Allah, berharap kepadaNya saja.
Bila tak ada yang bisa dilakukan lagi, ya diam, nyerah kepada Allah, seperti perahu kertas yang berlayar di atas sungai kecil, menyerah pada arus yang membawanya kemana pun, berhenti di mana pun atau terbawa ke lautan.
Ketahuilah, Allah itu sebenarnya tak pernah tega melihat hambaNya menderita. Allah terpaksa lakukan itu agar hambaNya memahami sesuatu. Semuanya pasti ada akhirnya.
Seperti V dalam film V for Vendetta, V tak pernah tega menyiksa Evey di dalam penjara palsunya, tetapi terpaksa dia lakukan agar di dalam diri Evey keluar pemahaman yang mendalam akan arti penderitaan, kebencian, keberanian, sampai makna kehidupan dan kematian.
V telah menyadarkan Evey bila ada yang lebih berharga daripada nyawa, yaitu kebenaran. Evey seperti terlahir kembali sebagai manusia baru yang bijak dan tak kenal takut.
Allah pun tak pernah tega membuat Delta begitu menderita, tetapi Allah harus melakukannya agar di dalam diri Delta muncul pencerahan dan pemahaman-pemahaman baru.
Penderitaan itu seperti membongkar tutup yang menyembunyikan berlian di dalam batinnya. Setelah berlian ini keluar, beres deh, keberlimpahan yang akan mendatangi.
Maka langkah terbaik yang harus dilakukan adalah mendekat kembali kepadaNya. Berhenti menyalahkan apapun dan siapapun, pasrah kepadaNya.
Banyak diam, menonton segala gejolak emosi, agar bisa melihat jernih diri sendiri. Meditasi, zikir, salat, untuk kembali merasakan betapa Allah itu begitu dekat.
Semoga Delta segera mendapatkan pencerahan. Aamiin.