Jumat, 13 Maret 2026

Semesta Paralel (7) Ajaibnya Cinta

Ada satu prinsip dalam mekanika quantum yang barangkali semua orang pernah mengalaminya. 

Misal begini kamu merindukan seseorang, lalu tiba-tiba orangnya hadir mak njekuthuk di hadapanmu, atau tiba-tiba dia kirim pesan.  Itu tidak terjadi secara kebetulan, karena di alam semesta ini tak ada yang kebetulan. 

Ada yang namanya hukum keterikatan quantum (quantum entanglement) yang mengatakan bahwa dua partikel bisa terhubung secara misterius tidak peduli seberapa jauh pun jaraknya, ketika yang satu berubah yang lain pun ikut berubah seketika, seakan-akan informasi disampaikan lebih cepat dari cahaya.

Maka tidak perlu heran dengan kehidupan yang terkadang membawa banyak kejutan. Saat kamu kangen seseorang, bisa jadi dia lagi kangen sama kamu dan "partikel kangen" nya lagi menggetarkan hatimu, atau sebaliknya. 

Tapi kayaknya quantum entanglement ini tidak berlaku untuk semua partikel, Innuri
pernah dikangenin seorang 'secret admirer' sampai puluhan tahun dan aku tidak merasakannya sama sekali dan banyak lagi cerita serupa aku alami. Kalau ingin tahu kisahnya aku tulis jadi cerpen tidak penting disini

 Kayaknya dua partikel yang bisa saling terhubung adalah pasangan partikel, makanya ada cinta yang bertepuk sebelah tangan atau rindu yang tidak terbalas. Tapi apa pun itu setiap perasaan pasti membawa perubahan pada partikel lain, walaupun terabaikan, jadi teruslah mencintai, gak pakai mikir terbalas atau tidak. 

Sekarang Innuri mau ngomong serius.  Cinta bukan partikel, rindu bukan partikel, tapi kita sudah belajar bahwa cinta kasih adalah struktur dasar multiverse.  Cinta kasih dalam arti compassion atau unconditional love, atau rahman rahiim atau cinta ilahiyah.  Itu adalah energi terkuat yang bisa menggetarkan apa pun dan siapa pun. 

Sudahi dulu cinta menye-menye ala cerpennya Innuri... haha.  Kita beralih ke cinta yang universal.  Bahkan dalam prinsip ho'oponopono , ketika kamu mencintai sesuatu, itu berubah. Sudah banyak tulisan aku tentang ho'oponopono di blog ini, salah satunya Klik di sini  . 

Cinta kasih yang dirasakan orang-orang biasa kayak kita-kita ini adalah cinta kasih yang terbatas, tapi seiring perjalanan spiritual, semakin kita masuk ke diri terdalam, cinta kasih yang kita rasakan pun semakin halus, luas dan indah dan semakin memengaruhi semesta yang lebih luas. 

Semakin ke dalam, cinta kasih menuntun kita menyatu dengan semuanya, itu adalah salah satu puncak dalam spiritualitas.  Ketika menyatu dengan semuanya kita bisa merasakan semuanya dan kita bisa memengaruhi semuanya secara quantum.  Ingat alam semesta yang gemebyar dan luar biasa luas ini terciptanya dari inti yang maha halus yang tak terbayangkan betapa halus dan kecilnya, quantumnya quantum sampai level tak terdefinisikan. 

Jadi semakin kamu bisa mencintai secara ilahiyah, semakin kamu berkontribusi pada kedamaian di atas bumi ini.  Cinta adalah kekuatan senyap yang memengaruhi banyak hal yang tak terpikirkan oleh kita. 

Contoh nyata saat ini banyak rakyat kecewa dengan para petinggi negara. Biarkan mereka yang protes, demo, dll, itu adalah peran yang harus mereka mainkan. Peran orang-orang spiritual adalah mencintai semuanya. 

Bagaimana bisa mencintai para koruptor? Penjahat kok dicintai, kurang kerjaan apa? Haha. 

InsyaAllah di tulisan berikutnya ya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar