Jumat, 27 Maret 2026

Keajaiban Tahajud

 Beberapa pembaca Innuri mencurigai ada 'sesuatu' yang tidak beres dalam dirinya dan orang-orang terkasihnya, yang dia curiga itu guna-guna.  Aku jadi teringat tulisanku di Quora, ini aku copas jawaban atas pertanyaan,"Apakah keajaiban tahajud yang kamu alami?"

Semoga jawabanku bermanfaat buat orang-orang yang kena guna-guna atau siapa pun yang merasa ada yang tidak beres di tubuhnya.

Semasih remaja, masa-masa SMA, aku adalah gadis yang gampang membuat cowok jatuh cinta, entah karena apa. Tetapi tentunya aku nggak bisa menerima semua cinta itu bukan? Nah, di sinilah letak persoalannya, barangkali ada yang begitu sakit hati dengan penolakanku, maka aku dikirimi guna-guna.

Bagaimana rasanya kena guna-guna? Benar-benar mengerikan. Aku mengalami ketakutan sekitar 4 tahun, jadi guna-guna itu "bekerja" sampai aku kuliah dan menikah (untungnya guna-guna itu tak sampai 'menutup' jodohku).

Aku menduga, guna-guna itu ditargetkan untuk membuat aku gila.

Jadi ceritanya begini. Semula setiap malam aku merasa tidur ditunggui seorang nenek-nenek, lalu ketika terbangun, aku melihat banyak makhluk-makhluk aneh berwarna hitam berada di dekat kakiku dan memasukkan 'sesuatu' melewati telapak kakiku, aku merasa ada yang memasuki tubuhku. Lalu bisa aku atasi dengan doa-doa.

Ketika doa-doa selesai kupanjatkan, maka aku merasa ada 'asap hitam' keluar dari kepalaku. Jadi 'asap' itu dimasukkan lewat kakiku, keluarnya lewat kepalaku.

Kejadian itu berulang setiap malam sampai aku tidak berani tidur sendiri. Masa SMA, aku tinggal di rumah bulik, jadi kalau paklik lagi tidak ada di rumah, aku pindah ke kamar bulik. Kalau paklik sedang ada di rumah, maka sepupuku yang cowok aku minta tidur di sofa, akunya tidur di kamarku sendiri dengan pintu kamar yang terbuka.

Begitulah setiap malam aku mengalami ketakutan yang luar biasa, siangnya bayangan wajah seorang cowok yang pernah kutolak cintanya membayangiku terus. Hanya membayangi, tetapi cintaku tetap masih untuk cowokku sendiri.

Hari-hari yang berat aku lalui sambil memikirkan sekolah. Di sekolah aku jadi sering lemas dan pingsan karena malamnya susah tidur, aku langganan masuk ruang UKS sampai dekat dengan guru BK, nama beliau Pak Hanan, aku pajang di PP Quoraku, itu fotoku dengan beliau, alhamdulillah Pak Hanan masih sehat sampai saat ini, beliau hafal denganku gara-gara langganan pingsan dan kram di sekolah.

Foto aku dan Pak Hanan tahun 2019 lalu.

Puncak dari guna-guna itu terjadi pada suatu malam, mungkin karena tak berhasil dengan cara yang kemarin, malam itu guna-gunanya dimasukkan lewat mimpi. Aku bermimpi buruk sekali yang puncak dari mimpiku, aku merasa ada 'sesuatu' yang dimasukkan ke kepalaku bagian atas, masuk dengan 'dijejalkan', rasanya seperti dimasuki sebongkah batu berbentuk silinder tetapi tumpul di sisi-sisinya (berbentuk kapsul super gede).

Aku terbangun, kepalaku rasanya berat sekali dan berusaha menyelesaikannya dengan doa-doa seperti malam-malam sebelumnya, namun 'sesuatu' itu tidak bisa keluar, dia menetap di kepalaku sejak malam itu, kejadiannya aku kelas 2 SMA sampai aku kuliah dan menikah. Sudahlah kepalaku ini terasa berat, kadang merasa otakku seperti diremas-remas, membuatku susah berkonsentrasi. Itulah penderitaan beratku selama 4 tahun, sakit kepala yang bukan sakit kepala biasa ditambah penampakan makhluk-makhluk mengerikan hampir setiap malam. Bila bukan karena kasih sayang Allah, mungkin aku sudah depresi dan gila.

Singkat cerita, saat aku kuliah aku punya pembimbing spiritual, nama pena beliau Syamsul'alam, seorang penulis rubrik Tasawuf di majalah Jawa Panjebar Semangat. Aku memanggilnya Eyang Syamsul'alam. Beliau menyarankan aku untuk:

  • selalu dalam keadaan suci (menjaga wudu, kalau batal berwudu lagi)
  • tahajud
  • zikir setelah tahajud sampai tenggelam dalam asma Allah

Aku melakukan nasehat beliau, saat itu aku sudah menikah. Entah berapa lama aku melakukannya, keajaiban pun datang di sebuah malam.

Aku bermimpi, bertemu makhluk hitam dengan kepala pelontos (lebih mengerikan dibandingkan dengan gambaran tentang jin di film-film), lalu setelah itu aku seperti mendapat sebuah catatan di atas sebuah kertas tebal kira-kira lebih besar dari pada buku tulis biasa tetapi lebih kecil dari kertas folio. Ada sederet tulisan yang aku baca di kertas itu, tetapi yang aku ingat cuma tulisan "Aslam" (artinya selamat). Setelah itu aku merasa ada 'sesuatu' yang keluar dengan kuat, seperti angin yang kencang tetapi sumbernya dari kepaku, berhembus keluar kepala. Keluarnya sampai beberapa saat yang menurutku lama (padahal dulu masuknya sangat cepat). Setelah keluar semua, aku terbangun dan merasakan kepalaku ringan, sakit kepalaku sembuh seketika, saat itu juga sampai hari ini tak pernah lagi merasakan otak seperti diremas-remas.

Oh ya, selama masa-masa sakit kepala itu, tak terhitung sudah upaya dari orang tua, guruku, suamiku dan sahabarku untuk menyembuhkanku, ke dokter iya, ke kiai, ke orang pintar, sudah kemana-mana pokoknya, tetapi tak ada yang berhasil membuatku benar-benar sembuh, kalau meringankan sih iya.

Jadi rupanya untuk sembuh total, musti dari diri sendiri, kata kuncinya : selalu suci, tahajud, zikir sampai terbenam dalam asma Allah. Sudah 3 itu saja dan dengan ijin Allah aku sembuh.

Semoga bermanfaat, salam manis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar