Kapan dunia ini runtuh? Kapan kehancuran alam semesta terjadi?
Di kitab suci dikatakan bila kehidupan akhirat itu terjadi setelah dunia ini runtuh kan? Kalau secara sains terjadinya bisa milyaran sampai trilyunan tahun ke depan.
Akan tetapi, di kitab suci sudah diceritakan tentang kehidupan akhirat, juga tentang kiamat. Bahkan secara rinci diceritakan tentang surga dan neraka. Ulama menafsirkan bila semua sudah ada saat ini,
Ingat salah satu hukum di dalam fisika quantum, teori block universe, bahwa waktu tidak mengalir, melainkan seperti roll film yang semuanya sudah terjadi di dalam sebuah "file". Innuri sudah menuliskan ini di seri Semesta Paralel. Yang berarti apa yang tertulis di kitab suci memang benar, akhirat sudah ada saat ini.
Dalam kajian Gus Mukhlason Rasyid, beliau mengatakan ketika dunia sudah runtuh di hati seseorang, maka orang itu sudah bertemu dengan akhirat dan memasuki surgaNya. Itu bisa terjadi di dunia saat ini.
Pertanyaannya adalah kapan nih dunia kita runtuh selagi masih hidup saat ini? Ceritanya aku sedang mencari cara bagaimana kesadaran ini bisa 'on' terus.
Untuk itulah Innuri mau bocorin cerita yang malu-maluin ini.
Kan Innuri cukup sering tuh dicemplungin ke semesta lain yang indah-indah. Ujung-ujungnya jadi ketagihan masuk ke sana lagi. Jadi sedih ketika tidak bisa melihat hal-hal indah itu, sampai kubertanya pada Allah,"Bagaimana sih caranya menjaga perasaan terus bersamaMu saja, ya Allah?" Pertanyaannya seperti itu, tapi Allah tahu saja bila sebenarnya di hatiku ada tersembunyi rasa ingin selalu bisa melihat segala keindahan itu, yang disebut surga itu.
Tanpa aku sadari, arah batinku telah bergeser, dari ingin bersama Tuhan untuk Tuhan, menjadi ingin bersama Tuhan untuk surgaNya.
Innuri salah arah.
Bahkan orang yang pernah mengalami wushul pun bisa kena jebakan betmen.
Betapa halus jebakan ini. Super halus sekali.
Jadi.
Paradoks di dunia spiritual itu nyata.
"Ketika kamu menginginkan, kamu akan kehilangan. Ketika kamu kehilangan, maka kamu memiliki" Paham 'kan maksud dua kalimat ini? Seperti yang terjadi pada Innuri, ketika Allah yang diinginkan, keindahan itu Allah hadirkan. Namun ketika keindahan itu yang diinginkan, keduanya melayang.
Sudahlah Innuri, saat bersama Allah apakah kamu merasakan kedamaian? Iya 'kan? Apakah rasa damai itu tidak cukup bagimu? Cukup. Cukuplah Allah bagiku.
Ketika aku merasa cukup dengan Allah, rasanya aku mendengar sesuatu yang sangat indah, sesaat, hanya sesaat. Itu nyanyian surga, nyanyian yang tidak pernah terdengar di dunia ini. Lagi-lagi Innuri mengalami 'mendengar tapi tidak mendengar'. Hore! Aku kecemplung lagi!
Tapi bukankah Innuri sudah tiada? Jadi bukan Innuri yang mendengar, tapi Allah. Oh, akhirnyaaa ... perasaan indah itu hadir lagi.
Kembali ke pertanyaan, kapan dunia ini runtuh?
Jawabannya adalah, tak perlu dipikirin! Fokus saja ke Allah, jangan mau diiming-imingi apa pun selain Allah walau Innuri yang ngiming-imingi.
Salam kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar