Minggu, 26 April 2026

Semesta Paralel ( 10 )

 Semakin kusadari, banyak kode-kode rahasia tersembunyi di dalam Al Quran, yang hanya bisa dipahami oleh orang-orang tertentu yang dipilih Allah.

Orang yang dipilih Allah itu siapa? Tak usah menunjuk orang lain, bisa jadi dirimu sendiri.  Tapi S&K berlaku ya, Al Waqiah 79, yaitu suci batinnya, tidak ada rasa iri dengki protes marah dan najis-najis batin lainnya.

 Jadi mari buka Al quran dengan semangat baru, membuka kode rahasia alam semesta.

Innuri lagi membuka kode di Surat An Najm nih, aku pilih yang ada hubungannya dengan semesta paralel.

- ayat 24, 25 mengatakan Milik Allahlah kehidupan akhirat dan dunia, manusia tidak mendapat apa pun yang diinginkannya.  

Akhirat disebut duluan daripada dunia, ini artinya apa?   Karena kehidupan akhirat itu lah kehidupan yang sebenarnya, dunia itu bukan kehidupan yang sebenarnya. Boleh kalian artikan sesuka hati asal hatinya terhubung dengan Allah. 

Milik Allahlah, yang berarti kalian harus wushul dulu untuk mendapatkan kehidupan akhirat dan dunia. Manusia harus meniadakan 'aku' nya,  sehingga yang ada hanyalah Allah.  Manusia yang masih menjadi manusia tidak akan mendapat apa pun, camkan ini ya!  Manusia harus tiada dulu, sehinga yang ada hanya Allah.  Kemanusiaannya sudah berubah menjadi keilahian. 

Manusia yang semasa hidup di dunia kaya raya, nanti matinya juga nggak bawa apa-apa.  Kalau setelah matinya juga nggak dapat apa-apa ya kasihan deh mereka.  Jadi jangan sampai menimpa kita yaaa, ayo kita wushul berjamaah.

- ayat 39, 40, 41 usaha manusia di dunia akan diperlihatkan di akhirat.

Ini menarik. Selama ini kita maknai apa ayat ini?  Bukankah jelas sekali bila di akhirat nanti, seluruh kehidupan kita di dunia yang berupa 'roll film' itu akan dipertontonkan pada kita.  Seperti tulisanku di Semesta Paralel ( 9 ) 

- ayat 47  Bahwa sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain.

Ayat ini dengan bantuan ilmu fisika quantum, teristimewa tentang semesta paralel, sudah jelas bila Allah juga menciptakan semesta yang lain.  Satu jiwa multisemesta itu ternyata ada kodenya di Al quran.   

Jadi apa yang bisa kita usahakan di dunia ini adalah menata kesadaran untuk kembali kepada Allah seutuhnya, dalam arti hilangnya keakuan diri, sehingga yang ada hanyalah Allah.  Aku, kamu, alam semesta ini, yang nyata terlihat hanyalah Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar