Sabtu, 24 September 2016

Jiwaku Tlah Dia bawa ke syurgaNya

Dear sahabat Innuri,
Sebenarnya yang akan aku bahas ini adalah hal yang sulit dijelaskan .

Baiklah , aku mulai dengan sebuah pertanyaan ya. Bila aku bertanya pada kalian  : "Kalian hidup dimana ?".  Dan kalian jawab , hidup di bumi Allah di duniaNya. Maka kalian benar , tapi ....

Bertanyalah padaku , aku hidup dimana ?  Maka aku akan jawab bahwa aku hidup di syurgaNya . Iya , di syurga yang penuh kenikmatan dan kebahagiaan.

Lah mba Innuri masih belum mati kan ? mungkin itu tanyamu. Masih menginjak bumiNya di duniaNya bukan ? Iya , jazadku masih di sini , tapi jiwaku bersamaNya dan Dia telah membawaku ke syurgaNya.

Saat kita merasa hidup di syurgaNya , maka segala yang terlihat adalah keindahan , tidak ada kesedihan , tidak ada kesulitan. Semua bak cerita indah dari negeri dongeng yang kita dengar semasa kecil.

Bagaimana aku menemukan rasa ini ? Itulah yang harus dipelajari dan diperjuangkan .

Berawal dari sebuah niat : aku bersedekah maaf setiap hari kepada setiap orang dan mengisi hatiku dengan kasih sayang .

Lalu kusadari sejak itu setiap hal seperti 'tunduk' padaku , bak berkolaborasi melayaniku . Mereka bergerak dengan indah seperti harapanku.

Kutemukan pola. Di al quran tertulis bahwa di syurgaNya , Allah menghapus rasa benci dan permusuhan. Kalau dibalik , bila tidak ada rasa benci dan permusuhan , berarti kita bisa memasuki syurgaNya.

Dan itulah yang terjadi .  Ketika aku laksanakan tekadku untuk bersedekah maaf dan mengisi hatiku dengan kasih sayang. Aku merasa alam semesta melayaniku , sebagaimana tertulis di al quran bahwa penduduk syurga akan dilayani bidadari, kukira itu adalah perumpamaan.

Keindahan syurga terindah adalah saat bertemu denganNya. Iya , dalam dzikir keseharian yang memberi rasa nyaman luar biasa akan kehadiran dan pendampinganNya. Itulah puncak keindahan itu.

Perasaan ini begitu penting sebelum kita mati beneran. Dan clue yang bisa aku berikan : bersedekah maaf dan mengisi hati dengan kasih sayang.

Maaf yang sebenarnya , bukan di bibir saja , yang membuat tercerabutnya perasaan benci dan sakit hati dan berganti dengan pengertian dan kasih sayang.

Dengan cara itulah justru kalian bisa 'mengendalikan' dunia , mereka akan bergerak melayani dan membahagiakanmu.

Teristimewa kepada sahabat Innuri yang sedang merasa terdhalimi , yang sedang terjebak dalam masalah berat. Kalian harus coba cara ini. Percayalah , kemampuan  kasih sayang tak terbayangkan, dia bekerja dengan cara yang halus tapi kekuatannya luar biasa.

Jadi , tunggu apa lagi. Ayo kita ramai-ramai hidup di syurgaNya.