Minggu, 18 Oktober 2015

Tak Bisa Lepas Dari Allah.

Dear Allah lovers,

Saat aku share tulisanku dari blog ke teman-teman fb , kata pengantarnya begini :

"Niatnya sekolah ya untuk Allah, bukan untuk mencari kerja. Niatnya berusaha ya untuk Allah, bukan untuk nyari uang. Soal rejeki berupa sandang pangan papan dan materi, itu sudah dijamin Allah buat yang beriman dan bertakwa, bukan usaha dan pekerjaan kita yang bisa memenuhinya, tapi Allahlah yang memberikan karunia itu".

dan aku mendapat komentar begini :
"tapi realitanya, kudu bekerja dulu baru bisa dapat rizki".

Sayangnya, realita yang lainnya , kita tidak dapat bekerja tanpa tangan , kaki ,otak , mata, penglihatan, pendengaran , hati   dan itu pemberian Allah. Kita juga tidak dapat bekerja tanpa badan yang sehat, dan kesehatan itupun pemberian Allah.  Itu belum termasuk peluang kerja dan banyak hal yang juga diberikan Allah pada kita.

Jadi rejeki itu sebenarnya sudah melekat di dalam diri kita berupa kelengkapan anggota tubuh dan jiwa, kesehatan, peluang dan segalanya. Bila proses bekerja ditujukan untuk mencari rejeki, maka kita sebenarnya cuma melakukan perluasan rejeki saja, yaitu menggunakan rejeki yang ada di dalam diri dan lingkungan kita untuk rejeki yang lain berupa uang, materi, gaji , dll .  Seperti teori energi, bahwa energi tidak dapat dimusnahkan, hanya berubah bentuk, dari energi listrik menjadi energi panas, dari energi gerak menjadi energi listrik , dll.  Dalam hal rejeki, rejeki berupa kepintaran berubah menjadi rejeki berupa gaji, begitulah penjelasan sederhananya.

Rejeki berubah menjadi rejeki dalam bentuk yang lain, sementara rejeki aslinya masih tetap bisa dimanfaatkan lagi dan lagi, terus dan menerus ... hehe , terus menerus maksudnya, sampai waktu yang ditentukan Allah.  Kurang enak apa hayo ? Ayo bersyukur sana ! jangan mengeluuuh saja dan jangan cerewet aja ... hahahaha.

Dalam hal apa saja, kita tidak bisa lepas dari Allah.  Seandainya kita melepaskan niat untuk selain Allah, yaaaa .... Allah gak bakalan kenapa-kenapa, tapi kitanya yang bakalan kenapa-kenapa, musti siap dengan resikonya, dilepas Allah.  Dan yang namanya dilepas sama Allah itu sungguh suatu hal yang amat mengerikan !!! Dan ini jangan dibuktikan loh ya!

Sebenarnya rejeki itu apa siiiih ? makhluk Allah yang banyak diburu manusia ?

Sesuatu yang bisa kita manfaatkan dan kita nikmati, itulah rejeki.  Seorang yang kaya raya, belum tentu rejekinya luas loh ! lah kalau sakit, jadi gak bisa makan ini itu ? Atau orang kaya yang pelit meskipun kepada dirinya sendiri, dan lebih bahagia dengan jumlah uang di rekening yang gendut, lalu setelah dia meninggal , uangnya jatuh ke tangan anak-anaknya, yang berarti dia hanya jadi penjaga rejeki anak-anaknya doang.

 Salam manis,

Innuri.



1 komentar: