Senin, 09 Juli 2018

Misi Jiwa

Ada pertanyaan tentang misi jiwa di fb dari mba @⁨Ludmila⁩ . Saya jawab disini ya. 

Apa sih misi jiwa itu?  Misi jiwa itu tugas dari Allah untuk kita kerjakan di dunia ini yang telah kita sepakati sebelum kita dilahirkan.

Bagaimana menemukan misi jiwa?
- kadang misi jiwa ketemu ketika sudah dilakukan.
- kadang orang menyadari sendiri (menemukan sendiri)  hidupku ini ternyata untuk ..... Dan dia lakukan terus menerus sepanjang hidupnya sebagai sebuah persembahan untuk Tuhan.
- menemukan misi jiwa dengan dibantu orang lain.

Nah, yang terakhir ini yang sering terjadi pada sahabat Innuri yang aku bantu kembali kepada Allah seutuhnya.  Setelah bisa kembali 100%  , aku bisa melihat misi jiwanya dan aku akan memberitahunya karena kewajibanku adalah memberitahu 'pesan Allah' yang dilewatkan aku.

Misi jiwa setiap orang berbeda walau ada kemiripan satu sama lain.  Ada yang berbeda scope (jangkauan) nya walau tugasnya sama.  Ada yang tugasnya memang aneh-aneh yang susah difahami manusia kebanyakan,  seperti yang terjadi pada pak Herwiratno, penulis buku Mati Tak Berarti Pergi.

Misi jiwa yang aneh bukan hanya dialami oleh pak Herwi,  tapi banyak orang ... Innuri dan anak-anakku juga punya misi jiwa yang aneh tapi asik.

Ada yang mendapat misi jiwa yang aneh,  kemudian dia menolak dan tidak mau mengerjakan misi jiwanya.  Karena Allah tidak memaksa,  ya sudahlah ... Tapi aku melihat kehidupannya jadi 'babak belur'.

Kapan kita siap mengerjakan misi jiwa kita?  Ketika Allah memberitahu tentang misi jiwa melalui seseorang yang Allah pilih,  maka orang tersebut sudah siap menjalankan misi jiwanya.  Jadi ukuran siap dan tidak siap itu Allah yang menilai,  bukan diri kita sendiri.

Pada umumnya orang yang menjalankan misi jiwa adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Orang yang selesai dengan dirinya sendiri berdasarkan nilai-nilai spiritual , bukan nilai materi seperti penilaian orang kebanyakan.  Ketika seseorang sudah kembali kepada Allah seutuhnya, maka orang itu sudah selesai dengan dirinya sendiri , walau rumahpun masih ngontrak misalnya.  Hal-hal terkait materi nanti Allah akan berikan seiring dia jalankan misi jiwanya sebagai fasilitas dari Allah.

Mengerjakan misi jiwa itu artinya setiap detik kehidupan ini sudah kita persembahkan untuk menjalankan kehendak Allah saja,  kehendak pribadi sudah hilang lebur dalam kehendak Allah.  Kedengarannya kita seperti 'kehilangan' diri kita sendiri,  tapi kenyataannya ketika dijalankan,  hidup ini menjadi penuh keindahan dan banyak hal kita peroleh yang dulu tak pernah terpikirkan oleh kita karena Maha Kasih Allah untuk orang-orang yang rela mengerjakan misi jiwanya.

1 komentar:

  1. Halo kak, gimana caranya menemukan misi jiwa dalam diri kita? apakah dirimu bisa membantu dalam pencariannya?

    BalasHapus