Jumat, 11 November 2011

Management Kecewa

Pernah dengar lagu 'Kecewa' nya BCL? Itu lagu yang asik didengerin atau dinyanyiin, tapi tidak asik kalau dialami .......hehehe
Siapapun pernah merasakan kecewa, mungkin kecewa karena dikhianati seseorang yang kita percaya sepenuh hati, kecewa karena hak kita diserobot orang, kecewa karena ditipu, kecewa karena apa yang kita usahakan dengan segenap kemampuan ternyata hanya berbuah kegagalan, kecewa karena doa-doa kita tidak terkabul, kecewa karena ......... aduh banyak sekali hal yang bisa membuat kita kecewa.

Semua orang pernah kecewa dan pada umumnya orang yang sedang kecewa akan melampiaskannya dengan marah, kesal ....... Padahal kita bisa mengubah kenyataan yang mengecewakan menjadi hal yang menguntungkan bagi diri kita.

Caranya begini, saat anda mengalami kekecewaan, segera ambil keputusan untuk MENENTUKAN SIKAP. Sikap yang diambil haruslah MENGUNTUNGKAN BUAT DIRI KITA SENDIRI. Setelah itu JALANKAN dengan penuh kesadaran seluruh sikap batin atau sikap lahir yang telah kita putuskan buat diri kita.

Lantas apa dong sikap yang menguntungkan buat diri kita sendiri? Untuk ini kita musti meluangkan waktu barang 5 menit untuk merenung.  Bila perlu buat catatan sikap yang kita pilih berikut konsekuensinya, pilih yang paling menguntungkan buat kita.

Berdasarkan pengalaman, sikap yang paling menguntungkan adalah BERFIHAK KEPADA ALLAH.  Maksudnya begini, segala peristiwa yang menimpa kita adalah hasil rancangan Yang Maha Bijaksana, maka terimalah dengan rela.  Marah dan kecewa hanyalah alat bukti bahwa kita telah menentang takdirNya, apakah kita lebih pintar dan lebih bijaksana dari Allah sehingga berani beraninya memutuskan yang terbaik bagi kita?

Sebagai manusia, tentu kita tidak akan bersimpati kepada orang yang menentang kita, maka bagaimana halnya bila yang kita tentang adalah Allah yang Maha Kuasa? Bila Allah tidak bersimpati pada kita, maka ini adalah bencana besar buat kehidupan kita. Ingatlah bahwa sesungguhnya azabNya sangat pedih dan Dia Maha Kuasa membolak balik kehidupan kita.

Berfihak pada Allah menghasilkan rasa ikhlas akan segala pemberianNya hingga kita tak perlu repot melampiaskan kekecewaan kita, bahkan kita sudah melupakan bagaimana rasanya kecewa.  Hati yang damai akan menarik segala hal baik untuk mendatangi kehidupan kita, dan inilah keuntungannya.  Ingat selalu hukum gaya tarik menarik yang berlaku di alam semesta, hukum ini selalu berlaku sepanjang waktu walaupun kita tidak menyadari atau tidak mempercayainya.

Ikhlas akan mendatangkan hal ajaib.  Seperih apapun kenyataan yang bisa membuat kita 'meledak', ikutilah proses untuk mengantarkan kita pada keikhlasan.  Bila masih sulit, maka menyerahlah, maksudku menyerah pada Allah, mohon petunjuk dan tuntunanNya di hati agar membuatnya menjadi ikhlas.  Tandanya bila kita sudah mencapai ikhlas adalah munculnya perasaan tenang dan bahagia, maka tak usah menunggu datangnya keajaiban karena dia pasti mendatangi kita dengan cara tak terduga dan kadang pula tidak masuk akal.

Pengetahuan manusia itu amat terbatas, sedang pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu, segala tempat, waktu dan keadaan.  Kadang apa yang kita tangisi di masa sekarang menjadi hal yang kita syukuri di masa depan, itulah bukti betapa terbatasnya pemikiran manusia.  Maka berfihaklah pada Allah.

Aneka peristiwa yang menjengkelkan dan mengecewakan kita, semua itu hanyalah 'tipuan' dunia, agar kita melupakan misi utama kita yaitu mengabdi pada Allah.  Yuuuk sahabat, lupakan kecewamu dan marilah membaikkan diri di hadapan Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar