Kamis, 30 Maret 2017

Memperbaiki apapun dengan cinta kepada Tuhan

Memperbaiki apapun dengan cinta kepada Tuhan
#innuriinspirasi #innurihopono Boleh dishare. "Tanggung jawab saya adalah memperbaiki apapun yang saya alami di dalam diri saya dan saya berhubungan langsung dengan Tuhan. Saya berkata, saya mencintaimu kepada Tuhan untuk memperbaiki apapun yang ada di luar saya". (Dr Hew Len)

Jadi begini 'alur cerita'nya. Setiap hari kita mengalami berbagai peristiwa. Bila ada peristiwa yang tidak menyenangkan, maka kita bisa memperbaikinya dengan membawa peristiwa tersebut ke dalam diri , di dalam diri kita , peristiwa tersebut kita bersihkan programnya dengan 4 frasa ajaib yang salah satunya adalah ucapan I love you yang ditujukan kepada Tuhan.

Bagiku ini qurani banget, karena dalam al quran kita wajib mencintai Allah melebihi cinta kita pada selainNya. Dan ternyata ini adalah kunci setiap perbaikan.

Contoh kasus:
Pagi tadi aku dengar suamiku dan bu Warni ramai sekali mencari gergaji, lama dicari gak ketemu sampai ucapan kejengkelan aku dengar dari keduanya. "Kayaknya Yopi yang terakhir makai",kata bu Warni mulai mencari kambing hitam.

Pada umumnya penyelesaian yang ditempuh adalah ikut cerewet menyalahkan si A atau si B sambil membantu mencari. Ini namanya menyelesaikan persoalan di luar diri dari luar diri pula.
Untuk menyelesaikan persoalan luar ke dalam diri, maka aku diam , aku tarik semua yang terjadi sebagai kesalahanku ,tidak menuduh dan mencurigai  siapapun, atau menyalahkan suami yang tak meletakkan barang pada tempatnya. Perlahan kesalahan itu aku bersihkan dengan 4 frasa ajaib. Dan ... taraa ... tak sampai 1 menit gergaji itu ditemukan suamiku. Sampai doi penasaran :"Apa sih dek ho'oponopono itu ?".... haha.

Tidak pernah menyalahkan orang lain akhirnya bisa jadi kebiasaan. Dan bila terbiasa membersihkan segala peristiwa dengan cara  ho'oponopono , maka rekaman pikiran bawah sadar akan dibersihkan semua tergantikan dengan cinta kasih ilahi, maka hidup ini menjadi sempurna.
Semua perlu komitmen dan membutuhkan proses. Tapi proses ini amat menyenangkan dan banyak kejutan indah terjadi.
Yuk tengok ke hati kita masing-masing, masih sukakah menyalahkan orang lain ? Kalau masih , yuk mulai dibersihkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar