Selasa, 16 Oktober 2012

Dunia Tak Selebar ......

Seorang pembaca blogku bercerita, dia bekerja pada perusahaan X, setahun lalu ada seorang pegawai baru masuk dalam divisinya.  Dengan cepat si pegawai baru ini mendapat porsi proyek yang menyamainya, dan sebulan lalu dia mendapat promosi jabatan, menyalipnya sebagai seniornya
.

foto : Flower Story

Sakit hati, iri dan cemburu tentu saja dialami sahabatku ini.  Yang membuatnya tidak terima adalah karena si pegawai baru itu  memperoleh semua itu bukan karena kualitas pekerjaannya, bahkan pernah dia mendengar complain dari pelanggan soal kualitas pelayanannya. 

Di tengah rasa galaunya, dia menjalankan shalat wajib sambil curhat sama Allah.  Katanya dia menjalani shalat seperti yang aku tulis dalam "Menikmati Keindahan Shalat".  Jadi saat dia merasa perlu bercerita kepada Allah, dia ungkapkan perasaannya dalam hati sampai dia tak peduli berapa lama dia berdiri, sujud atau ruku'.

Hasilnya dia mendapat petunjuk Allah begini :"Semua kejadian itu adalah bentuk PENJAGAAN Allah pada dirinya".  Langsung hatinya cless ..... adem .... Setelah shalat dia mulai bisa melihat lebih jelas lagi betapa kasih sayang Allah begitu melimpahi hidupnya. 

Sahabatku ini mulai nyadar, di luar perusahaan tempat dia bekerja, dia punya bisnis kecil-kecilan yang mulai berkembang.  Seandainya dia mendapat promosi jabatan, tentu membuatnya amat sibuk dan tidak sempat mengurusi bisnisnya, atau malah membuatnya kelelahan dan sakit.  Rupanya Allah menghendaki dia lebih fokus pada usaha kecilnya, peluang mengembangkan usaha miliknya sendiri lebih menjanjikan.

"Aku bisa 'nangkep' cinta dan kasih sayang Allah yang amat besar.  Dunia ini ternyata tak selebar kantor tempatku bekerja, pemandangan di tempat lain juga lebih indah ", katanya.

Sebuah cerita yang manis bukan?

Persaingan, memang semua orang mengalaminya.  Namun hidup ini bukan untuk bersaing bukan? Hidup kan untuk mengabdi pada Allah.  Aku lebih suka bilang 'berlomba-lomba dalam kebaikan dan takwa' untuk menggantikan kata 'persaingan'.  Sikap kita terhadap pesaing ya tetap kasih sayang saja, kan kita adalah 'rahmat bagi semesta'. 

Anda pasti percaya kalau kubilang bahwa untuk membentuk mind set seperti ini adalah hal yang sulit ........ namun percayalah bahwa bila kita berhasil menempuhnya, hasilnya amat luar biasa.  Boleh jadi Allah akan membuat anda semakin berkembang di tempat lain atau  Allah akan menggantikan dengan hal baru yang lebih baik, lebih indah dan lebih berkah.

Aku sendiri pernah  mengalaminya, saat berhasil memposisikan diri untuk ikhlas dan hati tetap kasih sayang pada pesaing, saat itulah Allah bukakan peluang lain yang lebih banyak dan lebih berkah.

Hati yang tetap kasih sayang pada pesaing itu maksudnya, minimal kita gak cemburu pada hal yang dia peroleh, lebih bagus lagi bila kita turut bahagia dengan kebahagiaannya, yang kusebut terakhir ini lebih powerful dalam mendatangkan keajaiban dari Allah.

Untuk mempermudah hati kita untuk ikhlas dan tetap kasih, biasakan untuk berhati baik, suka 'bersih-bersih' hati dari rasa iri dengki dendam marah prasangka buruk dll.  Banyak beristighfar / memohon ampun pada Allah atas segala kesalahan yang dibuat oleh tangan kaki kita, juga pikiran dan perasaan kita.

Mohonlah pertolongan Allah agar Allah memberikan kita hati yang lapang, tetap menjadi penyebar kasih pada semesta.  Jangan hanyut pada tipu daya dunia, tetap berpegang pada tali Allah, sesungguhnya kehidupan akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya.


   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar